<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495</id><updated>2011-11-28T15:10:59.534+07:00</updated><category term='GIS'/><category term='Married'/><category term='Steve Jobs'/><category term='Kesehatan'/><category term='Nyak Nek'/><category term='P2M'/><category term='Spesialis'/><category term='Yogyakarta'/><category term='FKM'/><category term='UNMUHA'/><category term='Informatika'/><category term='Kutablang'/><category term='Apple'/><category term='Menikah'/><category term='UGM'/><title type='text'>Fahrisal Akbar</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-8800884489734039410</id><published>2011-11-28T14:54:00.001+07:00</published><updated>2011-11-28T15:10:59.544+07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan teknologi informasi di Indonesia telah melesat sangat cepat sejak beberapa tahun terakhir, hal ini terbukti telah banyaknya sarana dan prasarana yang tersedia dan juga semakin murahnya harga perangkat elektronik guna menunjang kegiatan sehari-hari seperti laptop, personal computer (PC), komputer tablet, smartphone dan lain-lain. Bukan itu saja, internet dan juga social network memegang peranan yang sangat penting untuk mengokohkan kedudukan sederetan perangkat hardware yang dijual di pasaran tersebut. Hampir semua perangkat komputerisasi saat ini tidak hanya digunakan untuk bekerja semata dengan berbagai aplikasi yang telah terinstall pada perangkat tersebut, melainkan mengkombinasikannya dengan terhubung ke jaringan internet dan juga sharing pada social network untuk membantu tugas sehari-hari serta memperoleh informasi yang cepat dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak dapat dipungkiri, penggunaan jaringan internet pada kalangan masyarakat saat ini berkembang dengan begitu pesat, hal ini terlihat semakin banyaknya anak-anak, remaja, dewasa bahkan sampai pada kalangan orang tua yang menggunakan jaringan internet sebagai suatu media digital dalam berbagi informasi. Tingkat penggunaan jaringan internet semakin melonjak sejak pasar teknologi diramaikan oleh penjualan smartphone, komputer tablet, laptop yang bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu banyak sekali masyarakat yang tertarik dan berlomba-lomba untuk mengincar perangkat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saya masih teringat beberapa tahun yang lalu, mungkin lebih tepatnya pada akhir dasawarsa 90-an perangkat komputerisasi masih tergolong ke dalam barang mewah. Tidak semua orang dapat memiliki dan pengoperasikan perangkat komputerisasi tersebut secara luas. Selain sarana dan prasarana yang tidak mendukung, harga jual perangkat tersebut sangatlah mahal sehingga daya beli masyarakat menurun. Bayangkan saja, untuk harga sebuah perangkat personal computer (PC) bisa ditebus dengan harga berkisar 10-15 juta dengan tingkat pendapatan masyarakat kelas menengah ke bawah yang masih sangat rendah. Penggunaan telepon seluler juga sangat jarang, kecuali untuk masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan yang telah maju karena tersedianya sarana dan prasarana penunjang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jauh berbeda dengan kondisi saat ini, penggunaan perangkat komputerisasi telah semakin merata di berbagai daerah sehingga mampu mendongkrak pendapatan negara terutama dalam bidang teknologi informasi. Hampir setiap bulan, berbagai perangkat dipamerkan oleh berbagai vendor dan produsen sehingga terjual dengan nilai yang sangat fantastis. Salah satu contohnya adalah perangkat telekomunikasi smartphone yang telah mengguncang era telekomunikasi kabel dan juga era telekomunikasi non internet yang memiliki fitur terbatas. Tahun 2011 merupakan era kebangkitan smartphone karena telah banyaknya vendor dan produsen yang menyediakan berbagai pilihan seperti spesifikasi prosessor pada hardware sampai dengan penentuan operating system pada software.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Banyak sekali vendor yang bekerja sama dengan produsen bahkan provider telekomunikasi dalam mengembangkan berbagai perangkat komputerisasi demi memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat yang semakin pintar dalam menentukan pilihan guna menunjang tugas dan kegiatan sehari-hari. Dalam hal ini, masyarakat atau user akan menjatuhkan pilihan pada perangkat yang memiliki kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan, sehingga para vendor dan produsen harus bekerja ekstra keras untuk menciptakan dan mendesain perangkat yang user friendly. Oleh karena itu, para pencipta dan perancang teknologi tersebut akan saling berlomba-lomba untuk memenuhi permintaan pasar dan sudah tentu pengguna akhir (user) yang sangat diuntungkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berkembangnya suatu teknologi informasi tidak hanya dilihat dari kemajuan sistem komputerisasi secara fisik semata, tetapi juga dilihat dari jumlah pengguna jaringan internet yang menyediakan banyak aplikasi dan juga fitur. Sebagai contoh, penggunaan e-mail untuk surat elektronik, penggunaan blog sebagai media untuk menulis di dunia maya, penggunaan social network : twitter, facebook, plurk, foursquare sebagai media untuk komunikasi dan sharing informasi secara cepat. Penggunaan aplikasi ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan biaya tambahan yang begitu besar karena aplikasi dan juga fitur tersebut bisa didapatkan secara gratis di internet hanya dengan mendaftar account dan bisa diselesaikan dalam beberapa langkah yang sangat mudah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Penggunaan teknologi yang berkembang saat ini telah membawa masyarakat pada suatu era modern dan digital, yaitu hampir seluruh tugas dan kegiatan keseharian tidak terlepas dari perangkat teknologi. Kecanggihan suatu teknologi informasi akan terus berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan peningkatan pola pikir dan juga gaya hidup masyarakat modern yang membutuhkan suatu perangkat yang dapat membantu untuk memperoleh informasi dan juga menyelesaikan tugas secara cepat, tepat dan akurat. Tentu peningkatan ini juga didasari pada peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, sehingga mampu melahirkan inovasi-invoasi baru yang lebih baik di masa yang akan datang.Adakalanya, perkembangan teknologi informasi dapat memberikan dampak tersendiri kepada para user tergantung penggunaannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Teknologi informasi yang baik adalah suatu teknologi yang mampu memberikan kemudahan yang bernilai positif kepada pada user dalam berbagi informasi secara cepat dan tepat guna, serta dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menunjang tugas dan kegiatan sehari-hari. Namun, masih ada juga masyarakat yang mengalahgunakan teknologi informasi untuk kepentingan tertentu, seperti melakukan spamming, cracking, pemerasan, penipuan dan lain-lain. Tentu hal ini tidak dapat ditolerir oleh kalangan masyarakat yang merasa terganggu dengan ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Mungkin kita masih ingat mengenai kasus penipuan dengan modus pemotongan pulsa pelanggan telekomunikasi dan juga kasus spamming dengan menggunakan SMS yang membuat resah kalangan masyarakat Indonesia.Oleh karena itu, sudah semestinya perkembangan teknologi informasi dapat digunakan secara baik dan benar untuk kemaslahatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sudah saatnya masyarakat Indonesia bangkit dan bersama-sama memajukan teknologi informasi sampai ke wilayah pedesaan yang letaknya terpencil. Ketersediaan perangkat yang mumpuni dan juga akses jaringan internet dengan harga terjangkau sampai ke pelosok desa merupakan suatu hal yang wajib dipenuhi oleh pemerintah untuk memajukan masyarakat Indonesia yang pintar, cerdas dan jauh dari kata gaptek. Indonesia merupakan salah negara industri yang sedang berkembang dan tidak tertutup kemungkinan di masa yang akan datang Indonesia akan menjadi negara maju, sehingga penerapan teknologi informasi untuk seluruh kalangan masyarakat tidak dapat ditawar lagi demi kemajuan Indonesia Raya. Merdeka....!!!!    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-8800884489734039410?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/8800884489734039410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=8800884489734039410&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/8800884489734039410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/8800884489734039410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/11/perkembangan-teknologi-informasi-di.html' title='Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-2923574874300401428</id><published>2011-10-30T01:02:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T15:08:25.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kutablang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nyak Nek'/><title type='text'>Selamat Jalan Nyak Nek Fatimah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini, lagi-lagi aku tidak bisa tidur walau sudah berusaha memejamkan mata dan menenangkan pikiran sejenak atas segala beban pikiran yang masih bergejolak di benakku. Jarum jam telah menunjukkan pukul 02.00 WIB, suasana di sekitar terasa hening karena sebagian besar anak manusia sudah tertidur pulas dengan berbagai mimpi indahnya. Mungkin itu tidak berlaku bagiku saat ini karena pikiranku tengah jauh melayang ke kampung halaman yang sedang berselimutkan nuansa duka setelah kepergian nenekku tercinta selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nyak Nek Fatimah, iya... begitulah sapaanku kepada seorang nenek yang sangat aku hormati dan aku sayangi sepanjang hidup ku yang telah memberikan cinta serta kasih sayang dengan rasa tulus kepadaku selama ini. Di saat pergantiaan hari Senin, tanggal 24 Oktober 2011 tepatnya pada pukul 00.01 WIB,  Nyak Nek Fatimah mengembuskan nafas terakhirnya di rumah yang selama ini ditempatinya, serta di atas kasur yang telah setia menemani tidur beliau. Beliau meninggal dengan tenang setelah selama beberapa minggu belakangan ini mengalami sakit-sakitan yang tak kunjung sembuh, sampai akhirnya Allah SWT memanggil Nyak Nek Fatimah untuk menemani Pak Nek Zainal yang telah berpulang ke rahmatullah sejak tahun 2003 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jujur... tidak tahu mengapa, pada malam itu aku tidak bisa tidur sampai subuh karena perasaanku resah dan gelisah, bahkan sampai siang hari pun aku tidak bisa memejamkan mata untuk tidur walau hanya sejenak saja. Akhirnya, aku baru bisa tidur setelah ashar pada pukul 15.00 WIB sore. Sebelumnya, aku tidak pernah merasakan perasaan yang begitu bergejolak seperti ini selama tinggal di kota Yogyakarta. Hanya sebentar saja aku bisa tidur dan tidak lama kemudian aku bangun untuk mandi karena Magrib akan segera tiba. Setelah Magrib aku mengambil Hp untuk mengecek mention di twitter ku. Namun, aku melihat ada SMS dari Ibu di kampung yang memberitahukan bahwa Nyak Nek Fatimah telah meninggal. Ternyata, seluruh kegelisahanku pada malam itu terjawab sudah, semuanya merupakan suatu pertanda bahwa Nyak Nek Fatimah telah berpulang ke rahmatullah untuk selama-lamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku mendapatkan kabar mengenai kepergian Nyak Nek dari Ibu di kampung via SMS yang dikirimkan beberapa saat setelah Nyak Nek meninggal. Namun sayangnya, pesan yang dikirimkan oleh Ibu ku tersebut baru aku baca pada pukul 18.00 WIB setelah Magrib . Antara percaya dan tidak percaya aku membaca SMS yang dikirimkan oleh Ibu di kampung. Pada tulisan ini, aku tidak akan memaparkan lebih lanjut dan detail mengenai apa saja yang aku alami dan rasakan setelah mengetahui kabar bahwa Nyak Nek Fatimah telah tiada. I think my feeling isn't good :(&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah agak tenang dan meluapkan kesedihan, menjelang adzan Insya aku menghubungi Ibu di kampung halaman untuk menanyakan keadaan beliau bersama keluarga lainnya. Pertama mendengar suara Ibu, aku dapat merasakan kalau beliau sangat sedih atas kepergian Nyak Nek. Aku tahu, Ibu mencoba menahan rasa sedihnya untuk tidak menangis dan ketika berbicara via telepon dengan ku selalu bernada agak sedikit tertawa, itu semua karena beliau ingin menghibur hatinya dan berusaha menyembunyikan rasa duka yang amat mendalam dariku. Ibu ku memang wanita yang kuat dan tangguh dalam menghadapi segala ujian hidup, terbukti ketika ayah dan nenek ku meninggal beliau tetap terlihat tegar menghadapinya tanpa mengeluh sedikitpun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari penjelasan Ibu di telepon, aku dapat mengetahui bahwa Nyak Nek dimandikan oleh anak-anaknya dan shalat jenazah berjamaah dipimpin langsung oleh satu-satunya anak lelaki beliau yaitu pamanku Basri bin Zainal. Nyak Nek dikebumikan tidak bersebelahan dengan makam Pak Nek Zainal karena lahan tersebut sudah penuh, sehingga keluarga mencari alternatif lain untuk mengkebumikan Nyak Nek di suatu tempat terpisah. Memang lahan pemakaman tempat Pak Nek Zainal dikebumikan tidak begitu luas, sehingga sangat terbatas untuk membuka makam baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku sangat sedih karena tidak bisa melaksanakan dan menyaksikan prosesi kepergian Nyak Nek untuk kembali ke rahmatullah, seperti menshalatkan dan juga memakamkan jenazah. Ternyata bukan aku saja yang tidak bisa melihat jenazah Nyak Nek, tetapi masih ada beberapa saudara sepupuku lainnya yang tidak sedang berada di kampung halaman. Kami semua sedang berada di perantauan, namun di antara semua sepupuku hanya aku lah yang sedang berada jauh dari kampung halaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagiku, Nyak Nek Fatimah merupakan seorang nenek yang mampu memberikan inspirasi dan juga semangat kepadaku dalam menjalani hari-hari setelah ayah tiada sejak tahun 2004 silam. Beliau acap kali memberikan arahan dan juga wejangan yang bernilai positif kepadaku di saat aku sedang berlibur di kampung halaman. Inilah yang sangat berkesan bagiku karena banyak sekali pengetahuan yang dapat aku petik dari setiap ucapan yang beliau sampaikan. Walau kesehatan beliau begitu labil, namun Nyak Nek tetap semangat untuk menceritakan sejarah perjalanan hidupnya dalam menyekolahkan seluruh anak-anaknya sehingga menjadi orang yang berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah kepergian Nyak Nek, aku akan merindukan setiap nasehat dan juga petuah yang beliau sampaikan di kala kami sedang duduk berdua sambil minum teh. Hanya foto wajah beliau yang selalu ku pandangi dan masih ku simpan di laptop ku saat ini. Yaa... paling tidak dapat sedikit mengobati rasa rinduku pada Nyak Nek Fatimah yang telah kembali ke rahmatullah. Terakhir kali aku melihat wajah Nyak Nek secara langsung, yaitu di saat aku meminta maaf dengan mencium tangan beliau sebelum aku berangkat kembali ke Yogyakarta pada bulan Januari tahun 2011 untuk melanjutkan pendidikan. Namun, suara Nyak Nek masih sempat aku dengarkan beberapa waktu lalu ketika aku menelepon di saat beliau sedang sakit keras. Untuk postingan mengenai kondisi Nyak Nek di saat beliau sedang sakit keras tersebut pernah aku buat tulisan pada halaman ini.&lt;br /&gt;Selamat jalan Nyak Nek Fatimah, you are an inspiration to me. I promise... I will become a better person for to keep and save my mother. Always miss you, may you rest in there along with Pak Nek Zainal forever. Miss you, miss you and miss you so much my love grandmother.//Jogja, 26 Oktober 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-2923574874300401428?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/2923574874300401428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=2923574874300401428&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2923574874300401428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2923574874300401428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/selamat-jalan-nyak-nek-fatimah.html' title='Selamat Jalan Nyak Nek Fatimah'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-3974393849727949659</id><published>2011-10-30T00:56:00.001+07:00</published><updated>2011-11-03T17:29:21.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Steve Jobs'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apple'/><title type='text'>Antara Steve Jobs dan APPLE</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="alignnone" title="Foto Steve Jobs dari masa ke masa" src="https://lh3.googleusercontent.com/-ygAsxTAtqfg/To43-F3M1QI/AAAAAAAAAuA/Hnk7uJn7Pxc/s800/DOKUMEN%252520BACKUP.jpg" alt="" width="493" height="246" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Steve Jobs, begitulah namanya dikenal oleh para kalangan pecinta teknologi informasi khususnya yang mengagumi dan menggunakan produk-produk Apple. Namanya sudah tidak asing lagi sejak ia menggebrak pasar bisnis komputer dengan memperkenalkan produk komputer Apple I pada tahun 1976. Produk Apple I merupakan komputer yang paling handal akan disain dan juga grafisnya pada masa itu. Komputer Apple I dirancang oleh Steve Jobs dan juga Steve Wozniak, sehingga membuat nama mereka berdua  melambung di kancah industri komputer dunia. Apple I inilah yang menjadi cikal bakal majunya Apple.Inc  sehingga terciptanya produk-produk Apple selanjutnya sampai saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1977, Steve Jobs bersama Steve Wozniak merilis produk terbarunya yang diberi nama Apple II. Produk ini merupakan pengembangan dari produk komputer yang pernah diperkenalkan setahun sebelumnya. Selanjutnya, pada tahun 1983 mereka melanjutkan kreatifitasnya dengan mengembangkan Lisa, yaitu sebuah produk komputer komersial yang telah menerapkan Graphic User Interface (GUI). Dalam hal ini, mereka memperkenalkan icon di dalam sebuah komputer, windows dan juga kursor yang dikandalikan oleh sebuah mouse. Lisa inilah yang menjadi dasar pengembangan dari tampilan seluruh komputer pada masa kini.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Steve Jobs bersama Steve Wozniak kembali memperkenalkan produk teranyarnya pada tahun 1984 yang dikenal dengan nama Macintosh. Interfacenya tidak jauh berbeda dengan Lisa, namun yang mencolok dari Macintosh adalah proses operasi yang lebih cepat dengan harga yang terjangkau. Pengembangan Macintosh merupakan tonggak utama dari kemajuan dekstop publishing yang masih diterapkan pada seluruh komputer di muka bumi ini. Akhirnya para tahun 1985, Steve Jobs memilih hengkang dari Apple.Inc karena adanya perselisihan dengan beberapa eksekutif perusahaan tersebut yang tidak sejalan dengan pemikirannya dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk Apple.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah Steve Jobs keluar dari Apple.Inc, pada tahun 1986 ia mendirikan studio animasi pixar. Pada tahun 1988, ia melanjutkan kretifitasnya dengan mendirikan NeXT Computer dengan inovasi baru tentunya. Dalam pengembangan produk komputer NeXT, Steve Jobs menerapkan web browser di dalam komputer tersebut. Inilah komputer pertama di dunia yang menjalankan web browser, sampai akhirnya softaware ini tetap berdiri kokoh dan digunakan di dalam setiap produk Apple seperti iPhone, iPad dan juga Macintosh. Menariknya, kesuksesan yang dicapai Steven Jobs dimulai pada tahun 1990, berawal dari industri film dan bukan dari industri komputer. Pixar, studio animasi kecil yang diakuisisi Jobs pada 1986, memulai debutnya setelah merilis film Toy Story pada 1995.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1997, Steve Jobs memutuskan untuk kembali ke Apple.Inc sebagai CEO yang menahkodai perusahaan tersebut. Pada saat itu, perusahaan Apple sedang dalam kondisi terpuruk karena tidak mampu meraih laba dari hasil penjualan produk-produknya. Perusahaan Apple dinilai tidak sanggup dalam menghasilkan inovasi-inovasi menarik yang mampu menarik minat konsumen. Steve Jobs kembali mengemban tugas yang penuh dengan tantangan serta berusaha untuk mengembalikan kejayaan Apple.Inc menjadi perusahaan komputer raksasa.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setahun menjabat sebagai CEO Apple.Inc, Steve Jobs langsung menggoyang pasar komputer dunia dengan memperkenalkan iMac pada tahun 1998 sebagai komputer dekstop yang menggunakan Machintos dengan desain yang sangat unik dan menarik. Sejak memperkenalkan produk Apple dengan bentuk yang berbeda tersebut, iMac berhasil menggetarkan Microsoft yang dominannya lebih mengarah dalam pengembangan windows operating system. Sejak saat itu, Apple menjadi salah satu perusahaan tangguh yang diperhitungkan oleh lawan utamanya Microsoft.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beberapa tahun kemudian, Apple melalui Steve Jobs kembali memperkenalkan iPod pada tahun 2001 sebagai alat pemutar musik terbaru dan tercanggih Apple dengan menggunakan hard drive. Munculnya produk iPod ini berhasil menggebrak dunia teknologi dan menenggelamkan produk lainnya seperti Walkman dan juga Diskman yang saat ini itu sedang booming di pasar bisnis pemutar musik dunia. Produk iPod mampu merubah gaya hidup banyak orang dalam mendengarkan musik secara praktis. Hanya dengan membawa sebuah hard drive dengan berat yang cukup ringan dan dalamnya terdapat ratusan bahkan ribuan lagu, kita dapat mendengarkan musik di mana saja dan kapan saja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, pada tahun 2003 Steve Job yang menjadi punggawa Apple.Inc kembali memperkenalkan iTunes Store sebagai toko musik digital Apple yang di dalamnya terdapat kumpulan musik dari berbagai label terutama di negara Amerika Serikat. Munculnya iTunes membawa angin segar kepada para produser musik untuk menjual hasil karya seni anak bangsa sehingga dapat dihargai oleh semua orang. Tidak hanya di Amerika Serikat saja, musik dari berbagai manca negara juga bisa didapatkan secara praktis hanya melalui iTunes Apple Store.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada saat ini, begitu banyak pembajakan hasil karya seni musik hanya dengan mendownload secara bebas di internet, sehingga ini menjadi momok yang begitu besar dalam meraup penghasilan bagi para pencipta karya seni tersebut. Dengan adanya iTunes diharapkan mampu menekan angka pembajakan hasil karya musik di seluruh dunia. Hal tersebut telah terbukti dengan tingginya minat para pengguna iTunes untuk mendownload berbagai kumpulan lagu hits langsung dari Apple Store.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;ITunes, sampai saat ini masih digunakan oleh jutaan orang sebagai aplikasi pemutar musik, pemutar video, Apple Store, radio dengan berbagai multi fungsi lainnya dalam mendukung perangkat Apple dan juga produk lainnya seperti windows. Dengan dirilisnya iTunes, Steve Jobs semakin mengokohkan posisinya sebagai CEO Apple.Inc yang berhasil mengembangkan perusahaan yang selama ini terpuruk menjadi semakin maju dan ditakuti para rivalnya terutama perusahaan Microsoft.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 2007, inovasi Apple di bawah kendali Steve Jobs mulai merambah bidang telekomunikasi dengan merilis iPhone sebagai salah satu perangkat telepon genggam pintar yang lebih dikenal dengan sebutan “smart phone”. Dengan memproduksi iPhone, Apple mencoba menggoyang posisi perusahaan ponsel lainnya seperti : Nokia, Sony dan juga  Samsung. Lahirnya iPhone merupakan strategi Steve Jobs dalam menguasai pangsa pasar dunia teknologi dan juga gadget di negara maju dan juga berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya pada tahun 2010, Steve Jobs tidak henti-hentinya berkarya sampai akhirnya Apple mengeluarkan produk komputer tablet yang diberi nama iPad. Kelahiran iPad semakin mengubah gaya hidup masyarakat dunia dalam menggunakan komputer secara praktis hanya dengan menggunakan layar sentuh dengan berat yang cukup ringan  dan dapat digunakan dengan mudah oleh semua orang. Bahkan lahirnya iPad menjadi tonggak utama lahirnya berbagai komputer tablet lainnya yang di gawangi oleh perusahaan software dan hardware lainnya seperti Samsung, Microsoft, Sony, Blackberry dan lain-lain dalam membuat komputer tablet dengan berbagai sistem operasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ternyata, produk iPhone dan juga iPad disambut dengan sangat antusias oleh berbagai kalangan masyarakat di berbagai negara. Apple.Inc mampu meraup keuntungan yang sangat besar sehingga semakin mengokohkan diri sebagai perusahaan teknologi raksasa yang ditakuti oleh perusahaan besar lainnya seperti Microsoft, Samsung, Google, Yahoo, Sony dan beberapa perusahaan besar lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Percaya atau tidak, perusahaan Apple memiliki nilai kekayaan melebihi kas dari negaranya sendiri yaitu Amerika Serikat. Menurut stasiun berita BBC, Apple.Inc pada tahun 2011 memiliki nilai kekayaan sebesar US$76,4 miliar. Sebaliknya, menurut Kementerian Keuangan AS, Washington hanya memiliki kas sebanyak US$73.7 miliar. Melimpahnya kekayaan Apple.Inc ini berkat lonjakan hasil penjualan saham, terutama pada penjualan dua produk yang laris manis dalam beberapa tahun terakhir, yaitu telepon pintar iPhone dan komputer tablet iPad. Berdasarkan laporan keuangan dalam tiga bulan terakhir, yang berakhir 25 Juni 2011, pendapatan bersih Apple 125 persen lebih besar dari perioden yang sama dari tahun lalu yaitu sebesar US$7,31 miliar (&lt;a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/237171-apple-kini-lebih-kaya-dari-pemerintah-as"&gt;vivanews.com, 2011&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kisah Steve Jobs, Steve Wozniak dan juga Apple, telah berhasil mengubah gaya hidup masyarakat dunia dengan menciptakan berbagai inovasi perangkat komputer dan juga gadget. Peran utama Steve Jobs memang sangat besar dalam melahirkan dan mengembangkan teknologi di manca negara sampai namanya selalu di perbincangkan oleh berbagai kalangan, termasuk di dalamnya para petinggi Google dan juga Microsoft yang menjadi musuh bebuyutan Apple.Inc dalam beberapa tahun belakangan ini. Hampir semua kalangan IT mengakui bahwa CEO Apple.Inc yang satu ini telah berhasil menjadi pemimpin yang baik, serta mampu menggawangi dan membangkitkan kejayaan sebuah perusahaan yang sedang terpuruk menjadi salah satu perusahaan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun, beberapa hari yang lalu tepatnya pada hari Rabu tanggal 5 Oktober 2011 waktu Palo Alto,Calif, Amerika Serikat, Steve Jobs tutup usia dalam usia 56 tahun karena penyakit kanker pankreas yang dideritanya. Steve Jobs meninggal dunia setelah beberapa minggu sebelumnya ia menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada rekannya Tim Cook. Pada saat itu, Tim Cook menjabat sebagai Chief Operation Office (COO) Apple.Inc dan dipercaya untuk melanjutkan tugas dalam memimpin perusahaan Apple. Steve Jobs mengundurkan diri bukan tanpa alasan, ia ingin berkonsentrasi penuh dalam menjalani proses pengobatan penyakitnya. Sehari setelah dirilisnya produk smart phone terbaru besutan Apple yang diberi nama dengan iPhone 4S, Steve Jobs mengembuskan nafas terakhirnya dengan meninggalkan kenangan dan kesuksesan terbesar dalam dunia IT.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mantan Chairman of the Board  (CEO) Apple.Inc yang memiliki dengan nama lengkap Steven P. Jobs, merupakan seorang visioner yang mampu mengubah dunia dengan berbagai perangkat dari hasil inovasi dan pemikirannya guna membantu umat manusia dalam mengerjakan tugas sehari-hari menjadi lebih praktis melalui produk Apple. Setiap produk-produk yang dihasilkan Steve Jobs melalui Apple.Inc membuat beberapa lawan bisnisnya ketar-ketir. Bagaimana tidak, produk dari hasil inovasinya tersebut banyak diperbiincangkan di kalangan masyarakat seluruh dunia. Bahkan untuk mendapatkan produk terbaru Apple.Inc, para pecinta produk Apple harus rela mengantri sampai berjam-jam hanya untuk mendapatkan produk-produk tersebut walau harganya tergolong kelas premium.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Steve Jobs berhasil dengan baik dalam meyakinkan para konsumen terhadap kualitas dan kegunaan dari setiap produk-produk yang di hasilkan oleh Apple.Inc, sampai akhirnya beberapa CEO perusahaan IT lainnya menjulukinya sebagai CEO terbaik sepanjang sejarah. Sungguh, saya sangat merasakan kehilangan sosok Steven Jobs. Walau saya tidak mengenal dan bertemu langsung dengan sosok Steve Jobs, saya sangat menyukai hasil inovasi dari pemikirannya melalui Apple.Inc. Produk-produk Apple yang selama ini lahir dari buah pemikirannya akan menjadi ide bari para penerus perjuangannya dalam mengembangkan dunia IT. Semoga di masa yang akan datang akan lahir Steve Jobs Steve Jobs lainnya di dunia ini, yang mampu menciptakan inovasi dan juga kreatifitas terbaru agar teknologi menjadi semakin maju, sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selamat jalan Steve Jobs, you are a legend in information technology development. Kami akan selalu merindukanmu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Note : Seluruh informasi dan juga foto, saya dapatkan dari hasil penelusuran di &lt;a title="BBC" href="http://www.bbc.co.uk" target="_blank"&gt;sini&lt;/a&gt;, &lt;a title="VIVA NEWS" href="http://vivanews.com" target="_blank"&gt;sana&lt;/a&gt; dan &lt;a title="DetikINET" href="http://detikinet.com" target="_blank"&gt;sono&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;"&gt;//Jogja, 8 Oktober 2011&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-3974393849727949659?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/3974393849727949659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=3974393849727949659&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/3974393849727949659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/3974393849727949659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/antara-steve-jobs-dan-apple.html' title='Antara Steve Jobs dan APPLE'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-ygAsxTAtqfg/To43-F3M1QI/AAAAAAAAAuA/Hnk7uJn7Pxc/s72-c/DOKUMEN%252520BACKUP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-2666864433300916712</id><published>2011-10-30T00:55:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T04:54:33.858+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kutablang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nyak Nek'/><title type='text'>Cepat sembuh Nyak Nek</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Suasana malam telah berganti menjadi pagi yang membawa hawa sejuk sampai menusuk tulangku. Dari semalam aku tidak bisa tidur setelah mendapat kabar dari ibu di kampung melalui SMS bahwa Nyak Nek sedang dalam kondisi sakit. Aku baru membaca pesan tersebut pada sore hari, padahal SMS tersebut telah dikirimkan oleh ibu sejak siang hari tadi. Saat itu juga, aku langsung menghubungi ibu di kampung namun tidak ada seorang pun yang mengangkat telepon di rumah. Akhirnya, aku berinisiatif untuk menghubungi Nyak Wa yang kebetulan letak rumah beliau bersebelahan dengan rumah ibuku.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Tidak lama kemudian, Nyak Wa pun mengangkat telepon dan langsung menceritakan mengenai kondisi Nyak Nek yang sedang sakit dan terbaring di tempat tidur. Sungguh, aku merasa kasihan kepada Nyak Nek dengan kondisi yang sangat lemah terbaring dan tidak kuasa untuk makan. Nyak Wa menjelaskan bahwa kondisi Nyak Nek sakit seperti ini telah berlangsung selama beberapa hari, bahkan sempat menjalani infus untuk membantu proses penyembuhan. Kondisi yang lemah membuat Nyak Nek tidak sanggup untuk menelan setiap makanan yang masuk ke dalam mulut. Nyak Wa juga menambahkan bahwa hari ini Nyak Nek telah mampu makan walau hanya sesuap nasi. Sungguh, cerita Nyak Wa membuat aku ingin langsung pulang ke Aceh untuk melihat dan bertemu langsung dengan Nyak Nek.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, percakapanku dengan Nyak Wa harus disudahi karena di seputaran Jalan Kaliurang telah terdengar suara adzan yang menandakan telah tiba waktu shalat Magrib untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Sebelum aku menyudahi pembicaraanku dengan Nyak Wa, aku memohon kepada Nyak Wa untuk menyampaikan pesanku kepada ibu, bahwa&amp;nbsp; setelah shalat Isya aku akan menghubungi ibu melalui telepon. Aku ingin menanyakan tentang keadaan Nyak Nek lebih jauh kepada ibu yang dominannya tinggal serumah dengan Nyak Nek.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Berselang beberapa jam setalah shalat Magrib dan juga shalat Isya, aku menghubungi ibu di kampung dan langsung menanyakan kabar terbaru mengenai kesehatan Nyak Nek. Ibu menjelaskan hal yang senada dengan Nyak Wa tadi sore, bahwa kondisi kesehatan Nyak Nek sedang drop. Dari hasil pemeriksaan dokter, Nyak Nek mengalami penyakit jantung ringan dengan tensi darah yang cukup tinggi. Sontak membuatku kaget karena sepengetahuanku selama ini, Nyak Nek tidak pernah mengalami penyakit jantung dan tiba-tiba hasil diagnosa dokter menyatakan bahwa Nyak Nek mengalami penyakit jantung ringan.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Di satu sisi aku merasa bersyukur karena Nyak Nek hanya mengalami penyakit jantung ringan, namun di sisi lainnya yang membuat aku begitu khawatir dengan tensi darah beliau yang cukup tinggi. Ini membuat aku khawatir, karena Nyak Nek memang sering mengalami pusing bahkan tidak sanggup bangun jika tensi darahnya menunjukkan angka yang cukup tinggi. Jika sedang mengalami kondisi seperti itu, jangankan untuk berjalan, untuk shalat saja Nyak Nek hanya mampu duduk saja. Namun, untuk kali ini kondisi Nyak Nek lebih mengkhawatirkan karena beliau sudah tidak sanggup untuk duduk. Beliau hanya mampu berbaring untuk melaksanakan shalat 5 waktu, sehingga hal ini benar-benar membuat hatiku merasa sedih sekali.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Perasaan sedih hatiku menjadi-jadi setelah mendengar suara Nyak Nek via telepon, "Allahhurabbi" suara beliau begitu lemah sekali. Jujur, selama ini aku tidak pernah mendengar suara Nyak Nek selemah ini seperti orang yang tidak bertenanga untuk berbicara. Suara beliau terdengar serak dan tidak begitu jelas mengucapkan kata-kata. Hatiku benar-benar teriris mendengar suara beliau seperti itu, sampai tak kuasa mataku mulai berkaca-kaca. Sungguh di luar dugaan, ternyata sakit Nyak Nek kali ini benar-benar membuatku begitu khawatir sampai aku meminta izin kepada ibu untuk segera pulang ke Aceh. Namun, niatku tersebut dilarang oleh ibu mengingat jadwal sidang tesisku akan segera dilaksanakan dalam waktu beberapa minggu ke depan. Ibu menyarankan agar aku tetap bertahan di Yogyakarta sampai sidang tesisku benar-benar selesai dilaksanakan.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Aku hanya bisa menurut dan patuh dengan saran Ibu, walaupun hati ini berkata lain yaitu ingin segera kembali ke Aceh untuk mendampingi Nyak Nek di saat-saat seperti ini. Ingin rasanya aku berada di sisi Nyak Nek, menemani beliau ngobrol walau aku tahu bahwa Nyak Nek tidak ada tenaga lagi untuk berbicara dengan kondisi beliau yang sangat lemah seperti saat ini. Aku hanya bisa berdo'a dan memohon kepada Allah SWT untuk memulihkan kesehatan Nyak Nek dan mengembalikan kondisi beliau seperti sediakala. Aku hanya ingin melihat Nyak Nek tersenyum bahagia, bercerita dan berbagi pengalamannya kepada seluruh anak cucunya. Seorang Nyak Nek yang sangat aku hormati dan aku sayangi, telah memberikanku inspirasi untuk bersekolah dan menjalani hidup di rantau orang.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Salam hormat dan sayangku untuk Nyak Nek tercinta di Kutablang. Semoga cepat sembuh...&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: right;" style="text-align: right;"&gt;//Jogja, 7 Oktober 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-2666864433300916712?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/2666864433300916712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=2666864433300916712&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2666864433300916712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2666864433300916712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/cepat-sembuh-nyak-nek.html' title='Cepat sembuh Nyak Nek'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-5743398193428183427</id><published>2011-10-30T00:54:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T04:54:59.790+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='P2M'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNMUHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FKM'/><title type='text'>Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part II</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;strong&gt;Perhatian&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;: Judul postingan&amp;nbsp; "Napak Tilas P2M di Pedalaman Jantho Part II" ini menyambung cerita sebelumnya yang telah saya posting pada halaman&amp;nbsp;&lt;a _mce_href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-i/" href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-i/" target="_blank" title="Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part I"&gt;ini&lt;/a&gt;. Sebaiknya baca terlebih dahulu postingan "Napak Tilas P2M di Pedalaman Jantho Part I" di&amp;nbsp;&lt;a _mce_href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-i/" href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-i/" target="_blank" title="Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part I"&gt;sini&lt;/a&gt;&amp;nbsp;, biar gak kalang kabut membaca postingan selanjutnya di bawah ini. Heuheuheu :D&lt;br /&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak lama kemudian, para rombongan perempuan menyiapkan segala peralatan untuk berangkat ke pemukiman penduduk, sedangkan para laki-laki bertugas untuk merubuhkan tenda-tenda dan melipatnya dengan rapi. Seluruh rombongan, kemudian berangkat ke pemukiman penduduk tepatnya ke Balai Desa yang letaknya bersebelahan dengan Mesjid. Para rombongan di bagi ke dalam dua tim, yaitu Tim I terdiri dari perempuan dan tim II terdiri dari laki-laki. Tim pertama akan membantu para panitia untuk mempersiapkan peralatan yang akan dibutuhkan dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada para undangan. Tim kedua bertugas untuk membantu para warga masyarakat yang akan bergotong royong memperbaiki beberapa bagian Mesjid yang terlihat telah rusak dan juga melakukan pengecetan kembali Mesjid tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Priorotas bakti sosial pada hari kedua yang lebih menitikberatkan pada penyuluhan dan sosisalisasi kepada Bumil (Ibu Hamil) atau perempuan yang telah berumur 17 tahun ke atas dan juga gotong royong bersama warga masyarakat. Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dilaksanakan oleh staf Dinas Kesehatan Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Dinkes Prop NAD), dosen pengampu mata kuliah Reproduksi, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh angkatan 2004 yang dominannya telah bertugas sebagai Bidan Desa (Bides) di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada para Bumil.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tersebut berjalan dengan lancar. Terlihat para peserta yang hadir sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan dan tidak merasa malu-malu (tabu). Menurut masyarakat awam, jika membahas mengenai “reproduksi” sudah tentu menjadi suatu hal tabu dan tidak patut untuk diperbincangkan. Namun, karena yang melaksanakan penyuluhan dan juga sosialisasi adalah orang-orang yang berpengalaman dari Dinkes NAD, dosen dan juga bides, kata tabu “reproduksi” tersebut langsung menjadi suatu tema yang sangat menarik dan layak untuk diperbincangkan kepada seluruh undangan yang hadir.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, penyuluhan dan juga gotong royong bersama dengan warga masyarakat sekitar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Seluruh aktivitas pada hari itu di tutup dengan acara lomba sikat gigi bagi anak-anak yang masih duduk di bangku kelas I sampai IV Sekolah Dasar dan juga Madrasah Ibtidaiyah Negeri. Dalam lomba tersebut dimenangkan oleh anak Bapak Kepala Desa yang berhasil menyikat gigi dengan baik dan benar. Selain itu, ada juga pertunjukan humor yang ditampilkan oleh beberapa anak-anak SD yang berhasil mengocok perut seluruh warga dan juga rombongan P2M.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah semua kegiatan berakhir, para rombongan P2M mohon izin pamit kepada seluruh warga masyarakat dengan bersalam-salaman di halaman Mesjid. Rasa haru menyelimuti proses perpisahan tersebut, bahkan ada juga yang terlihat menitikan air mata serasa tak ingin berpisah dengan warga masyarakat yang telah ramah menerima kami selama 2 hari. Namun, kami harus segera kembali ke Kota Banda Aceh karena esok hari seluruh rombongan harus melaksanakan kegiatan perkuliahan di kampus Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Aceh.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa mobil truk yang menjemput para rombongan P2M kemarin telah menunggu di sekitar Mesjid. Seluruh rombongan P2M langsung naik ke truk tersebut sambil melambaikan tangannya kepada warga masyarakat yang masih berdiri di halaman Mesjid. Tidak ingin rasanya kami berpisah dengan keramahtamahan warga masyarakat, suasana sejuk daerah pedalaman dan juga pengalaman berharga bisa tinggal di daerah yang jauh dari keramaian kota. Namun, inilah secuil kisah selama melaksanakan P2M bersama mahasiswa baru angkatan 2007 Fakutlas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;" class="mcePaste" id="_mcePaste" style="height: 1px; left: -10000px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; position: absolute; top: 0px; width: 1px;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Tidak lama kemudian, muncul beberapa anak-anak laki-laki yang masih berumur sekitar 10- 12 tahun (masih SD) yang datang membawa bola. Mereka berjalan menuju padang rumut yang letaknya tidak jauh dengan Mesjid. Hemm, saya pun langsung bangkit dari peristirahatan menuju padang rumput dan tanpa basa basi saya menantang mereka untuk bermain bola. Hemm, usulan saya langsung di respon positif oleh anak-anak kecil tersebut dengan penuh semangat dengan memposisikan saya sebagai penjaga gawang. Akhirnya, saya pun bermain bola dengan anak-anak SD yang umurnya jauh berada di bawah saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Melihat saya yang sedang bermain bola dengan anak-anak SD tersebut, beberapa mahasiswa baru dan juga panitia P2M lainnya datang menghampiri dan bergabung bersama kami bermain bola. Melihat lawan yang tidak seimbang karena mahasiswa melawan anak SD akhirnya kami menyusun tim ulang. Setiap tim diisi oleh beberapa panitia P2M, mahasiswa baru dan juga anak SD, sehingga diharapkan akan mendapatkan perlawanan yang seimbang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Tidak lama kemudian, pertandingan sepak bola pun harus di akhiri karena waktu hampir menjelang senja. Sebagian di antara rombongan P2M perempuan mulai mandi dengan menumpang di rumah-rumah penduduk setempat yang jaraknya tidak jauh dari Mesjid. Sedangkan para laki-laki mandi di Mesjid dengan menimba air di sumur secara bergiliran (antri). Hanya berselang waktu 1 jam, kami pun melaksanakan shalat Magrib secara berjamaah di pimpin oleh Imum Mesjid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Setelah melaksanakan shalat para rombongan P2M bergerak menuju tenda penginapan dengan ditemani oleh 2 orang dari warga kempung setempat. Mereka menemani kami bukan tanpa alasan, karena di hulu sungai tersebut letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk dan juga di sekitar tempat tersebut sering muncul binatang buas seperti harimau. Oleh karena itu, kedua warga kempung tersebut menemani kami menginap di hulu sungai dengan membawa perlengkapan senjata tajam seandanya seperti tombak, pisau dan juga parang. Kami menyusuri jalan setapak ke hulu sungai dengan bermodalkan senter dan juga obor api untuk menerangi jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Sesampai di tenda penginapan, para rombongan langsung mengidupakan beberapa api unggun untuk menerangi lokasi tersebut dan juga berguna untuk mengusir binatang buas. Tenda para rombongan laki-laki dan perempuan dibuat terpisah dan dijaga oleh setiap instruktur dan juga pantia P2M. Hampir seluruh rombongan para malam itu tidur di dalam tenda, namun banyak juga yang tidak tidur dan berjaga-jaga di sekitar lokasi tenda. Tugas jaga malam itu dilaksanakan oleh panitia keamanan P2M di temani oleh 2 orang warga kampung. Alhamdulillah, malam itu seluruh rombongan bisa menginap dengan aman dan nyaman. Tidak terlihat tanda-tanda munculnya hewan buas di sekitar tenda penginapan, walau sesekali terdengar lolongan anjing dari arah pegunungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Tidak terasa malam pun berganti dengan pagi dan semua rombongan mulai terlihat mempersiapkan diri untuk mandi di hulu sungai. Para laki-laki mandi agak jauh dari lokasi tenda penginapan, sedangkan para perempuan hampir semuanya tidak mandi karena suhu air sungai yang begitu dingin sampai menusuk tulang. *hallah lebay banget kata-katanya*. Beberapa panitia P2M lainnya terlihat mencuci muka dan menggosok gigi saja, kemudian mereka jalan-jalan di sekitar sungai sambil berfoto bersama dengan para mahasiswa baru dan juga dosen. Suasana pada pagi itu begitu menyenangkan, apalagi ditemani oleh kicauan burung yang datang dari segala penjuru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Tidak lama kemudian, para rombongan perempuan menyiapkan segala peralatan untuk berangkat ke pemukiman penduduk, sedangkan para laki-laki bertugas untuk merubuhkan tenda-tenda dan melipatnya dengan rapi. Seluruh rombongan, kemudian berangkat ke pemukiman penduduk tepatnya ke Balai Desa yang letaknya bersebelahan dengan Mesjid. Para rombongan di bagi ke dalam dua tim, yaitu Tim I terdiri dari perempuan dan tim II terdiri dari laki-laki. Tim pertama akan membantu para panitia untuk mempersiapkan peralatan yang akan dibutuhkan dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada para undangan. Tim kedua bertugas untuk membantu para warga masyarakat yang akan bergotong royong memperbaiki beberapa bagian Mesjid yang terlihat telah rusak dan juga melakukan pengecetan kembali Mesjid tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Priorotas bakti sosial pada hari kedua yang lebih menitikberatkan pada penyuluhan dan sosisalisasi kepada Bumil (Ibu Hamil) atau perempuan yang telah berumur 17 tahun ke atas dan juga gotong royong bersama warga masyarakat. Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dilaksanakan oleh staf Dinas Kesehatan Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Dinkes Prop NAD), dosen pengampu mata kuliah Reproduksi, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh angkatan 2004 yang dominannya telah bertugas sebagai Bidan Desa (Bides) di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada para Bumil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tersebut berjalan dengan lancar. Terlihat para peserta yang hadir sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan dan tidak merasa malu-malu (tabu). Menurut masyarakat awam, jika membahas mengenai “reproduksi” sudah tentu menjadi suatu hal tabu dan tidak patut untuk diperbincangkan. Namun, karena yang melaksanakan penyuluhan dan juga sosialisasi adalah orang-orang yang berpengalaman dari Dinkes NAD, dosen dan juga bides, kata tabu “reproduksi” tersebut langsung menjadi suatu tema yang sangat menarik dan layak untuk diperbincangkan kepada seluruh undangan yang hadir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Alhamdulillah, penyuluhan dan juga gotong royong bersama dengan warga masyarakat sekitar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Seluruh aktivitas pada hari itu di tutup dengan acara lomba sikat gigi bagi anak-anak yang masih duduk di bangku kelas I sampai IV Sekolah Dasar dan juga Madrasah Ibtidaiyah Negeri. Dalam lomba tersebut dimenangkan oleh anak Bapak Kepala Desa yang berhasil menyikat gigi dengan baik dan benar. Selain itu, ada juga pertunjukan humor yang ditampilkan oleh beberapa anak-anak SD yang berhasil mengocok perut seluruh warga dan juga rombongan P2M.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Setelah semua kegiatan berakhir, para rombongan P2M mohon izin pamit kepada seluruh warga masyarakat dengan bersalam-salaman di halaman Mesjid. Rasa haru menyelimuti proses perpisahan tersebut, bahkan ada juga yang terlihat menitikan air mata serasa tak ingin berpisah dengan warga masyarakat yang telah ramah menerima kami selama 2 hari. Namun, kami harus segera kembali ke Kota Banda Aceh karena esok hari seluruh rombongan harus melaksanakan kegiatan perkuliahan di kampus Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;" class="mcePaste" id="_mcePaste" style="height: 1px; left: -10000px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; position: absolute; top: 0px; width: 1px;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%;" style="font-size: 12pt; line-height: 18px;"&gt;Beberapa mobil truk yang menjemput para rombongan P2M kemarin telah menunggu di sekitar Mesjid. Seluruh rombongan P2M langsung naik ke truk tersebut sambil melambaikan tangannya kepada warga masyarakat yang masih berdiri di halaman Mesjid. Tidak ingin rasanya kami berpisah dengan keramahtamahan warga masyarakat, suasana sejuk daerah pedalaman dan juga pengalaman berharga bisa tinggal di daerah yang jauh dari keramaian kota. Namun, inilah secuil kisah selama melaksanakan P2M bersama mahasiswa baru angkatan 2007 Fakutlas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-5743398193428183427?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/5743398193428183427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=5743398193428183427&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5743398193428183427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5743398193428183427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho_30.html' title='Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part II'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-2069535715949083252</id><published>2011-10-30T00:52:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T04:55:30.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='P2M'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNMUHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FKM'/><title type='text'>Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part I</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Permulaan pembelajaran di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh untuk mahasiswa baru di mulai pada awal semester untuk setiap tahun ajaran baru. Penerimaan mahasiswa baru ditetapkan dari hasil seleksi tes tulisan dan juga wawancara yang dilakukan oleh panitia pelaksanaan dan penerimaan mahasiwa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Keputusan mengenai jumlah penerimaan mahasiswa baru tiap tahun ajaran baru ditetapkan berdasarkan jumlah porsi/kursi yang tersedia.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Setiap mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh harus melaksanakan suatu prosesi khusus yang dinamakan dengan SIKMABA (Silaturrahmi dan Keakraban Mahasiswa Baru), P2M (Pengalaman dan Pengabdian Masyarakat) dan juga Peusijuek/peresmian. Seluruh prosesi ini dilaksanakan selama 7 hari penuh, yaitu SIKMABA selama 3 hari, P2M selama 2 sampai 3 hari dan yang terakhir Peusijuek selama 1 hari.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Pada kesempatan kali ini saya berbagi cerita dan juga pengalaman selama melaksanakan P2M bersama dengan adik-adik mahasiswa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh pada tahun 2007 di pedalaman Kota Jantho (mohon maaf, saya lupa nama desanya). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 2 hari yang diikuti oleh ratusan mahasiswa baru angkatan 2007, puluhan panitia P2M dan juga beberapa dosen pengawas kegiatan.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Rombongan P2M menuju&amp;nbsp; pedalaman Kota Jantho dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan menggunakan beberapa unit truk, mobile pick up dan juga mobil operasional kampus. Perjalanan menuju pedalaman Kota Jantho ditempuh lebih kurang 1 jam dari Kota Banda Aceh dengan kecepatan rata-rata kendaraan berkisar antara 60 – 80 KM/Jam. Dari Kota Jantho, seluruh rombongan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan ke salah satu desa yang penjadi priorotas P2M. Tidak lama kemudian, tibalah seluruh rombongan di Mesjid yang menjadi tempat ibadah para warga masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Seluruh rombongan disambut dengan ramah oleh kepala desa, sekertaris desa, imum desa dan juga beberapa warga masyarakat. Acara perkenalan dan juga temu sapa dimulai dengan diadakannya pidato dari kedua belah pihak. Pertama-tama, kepala desa menyampaikan kata sambutan dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan P2M yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di desa tersebut. Selanjutnya, pihak rombongan yang diwakili oleh Pembantu Dekan menyampikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari para staf desa dan juga telah memberikan izin kepada para rombongan untuk melaksanakan kegiatan P2M.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Setelah prosesi sambutan yang dilaksanakan di Mesjid setempat, maka tiba saatnya bagi para rombongan P2M untuk mencari lokasi guna mendirikan tenda sebagai tempat tinggal sementara. Akhirnya, setelah penelusuran yang dilakukan oleh beberapa panitia P2M, maka ditemukan lokasi stragetis yang dekat dengan hulu sungai. Namun, untuk menempuh lokasi tersebut para rombongan harus berjalan kaki dan memakan waktu lebih kurang 20 menit. Para rombongan melewati jalan setapak dengan medan yang cukup sulit karena lokasi yang letaknya agak jauh dari pemukiman penduduk. Ada beberapa diantara rombongan yang terluka kakinya karena terkena beling, kawat berduri dan juga gigitan lintah sewaktu berjalan melewati rawa-rawa untuk mencapai lokasi hulu sungai.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Pendirian tenda untuk tempat tinggal sementara para rombongan P2M dibantu oleh beberapa anggota TNI-AD dari Kodam Iskandar Muda yang sengaja datang dari Kota Banda Aceh. Hanya dibutuhkan waktu lebih kurang 20 menit untuk mendirikan seluruh tenda. Setelah mendirikan tenda tersebut, seluruh anggota TNI-AD Kodam Iskandar Muda langsung kembali ke Kota Banda Aceh, sedangkan para rombongan P2M mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk berteduh selama 2 hari di tempat tinggal sementara. Sebagian dari para rombongan P2M laki-laki bertugas untuk mencari kayu bakar sedangkan sebagian lagi para wanita menyiapkan segala perlengkapan untuk kegiatan pengabdian masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Hanya berselang waktu lebih kurang 1 jam, seluruh rombongan P2M berkumpul kembali di tenda untuk berangkat bersama-sama&amp;nbsp; menuju Mesjid tempat kami diterima oleh seluruh staf desa sebelumnya. Kami kembali menempuh perjalanan dengan berjalan kaki mengikuti jalan setapak dan tidak lama kemudian tibalah kami di Mesjid tersebut. Sesampai di sana, kami beristirahat sejenak sambil menunggu makan siang. Kebetulan beberapa panitia konsumsi sedang dalam perjalanan dari kota Jantho dengan menggunakan mobil pickup mengantarkan makan siang untuk para rombongan P2M. Tidak lama kemudian tibalah makan siang yang kami tunggu-tunggu J&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Setelah makan siang dan juga shalat berjama’ah, seluruh rombongan mulai melakukan aktivitas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Beberapa instruktur mengarahkan seluruh mahasiswa baru untuk membersihkan lingkungan di sekitar Mesjid. Banyak sekali sampah dan juga rumput yang belum dibersihkan. Membersihkan lingkungan di tempat ibadah (Mesjid) merupakan prioritas yang telah kami rencanakan sebelumnya. Beberapa panitia P2M terlihat menuju ke rumah-rumah penduduk untuk menyampaikan undagan untuk penyuluhan dan juga sosialisasi yang akan diselenggarakan esok hari, bertempat di Balai Desa.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya tanpa membuang-buang waktu, para mahasiswa baru yang perempuan mulai memegang sapu lidi untuk membersihkan sampah di sekitar Mesjid. Selain itu, beberapa perempuan lainnya dibantu oleh panitia P2M, membersihkan bagian dalam Mesjid dengan mengepel seluruh lantai dan juga membersihkan jaring laba-laba yang terdapat pada langit-langit (loteng) Mesjid. Para mahasiswa baru yang laki-laki menggunakan cangkul dan juga parang untuk membersihkan rumput dan juga memotong beberapa bagian pohon di sekitar Mesjid agar terlihat bersih dan rapi.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Terlihat begitu semangatnya para rombongan melakukan bakti sosial pada hari pertama dengan membersihkan Mesjid yang menjadi tempat ibadah para penduduk sekitar. Tanpa terasa hari telah menjelang ashar, akhirnya seluruh rombongan bersiap-siap untuk melaksanakan shalat ashar berjama’ah di dalam Mesjid yang telah terlihat rapi dan bersih. Para rombongan P2M mulai membersihkan diri dan mengganti pakaian yang telah kotor dengan pakaian yang bersih untuk melaksanakan ibadah shalat ashar.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Setelah melaksanakan shalat ashar, para peserta rombongan beristirahat sejenak di dalam Mesjid sebelum kembali ke tenda penginapan yang terletak di hulu sungai. Terlihat beberapa anak-anak desa yang baru pulang menggembala kambing, sapi dan juga kerbau melintasi jalan. Mereka terlihat begitu polos memandang ke arah kami yang sedang beristirahat dan kami hanya bisa membalas tatapan mereka dengan senyuman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div _mce_style="text-align: right;" style="text-align: right;"&gt;"Bersambung" di&amp;nbsp;&lt;a _mce_href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-ii/" href="http://fahrisalakbar.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho-part-ii/" target="_blank" title="Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part II"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-2069535715949083252?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/2069535715949083252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=2069535715949083252&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2069535715949083252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2069535715949083252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/napak-tilas-p2m-di-pedalaman-jantho.html' title='Napak tilas P2M di pedalaman Jantho Part I'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-5910167914259275067</id><published>2011-10-30T00:51:00.002+07:00</published><updated>2011-10-30T04:56:07.744+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UGM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yogyakarta'/><title type='text'>Kehidupan di Kota Yogyakarta Part I</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Yogyakarta.. iya, begitulah sebutan untuk kota pelajar ini. Kota yang penuh dengan hiruk pikuk mulai dari pagi hari sampai malam hari dengan berbagai kegiatan sejumlah anak manusia, baik sekolah maupun bekerja. Pada bulan Oktober 2008 silam, pertama kali saya menginjakkan kaki di wilayah kekuasaan Sultan Hamengkubuwono X yang dikenal dengan Keraton Ngayogyakarta ini, langsung disambut dengan penuh kehangatan oleh adik sepupu saya di Bandara Adi Sucipto. Setelah turun dari tangga pesawat, saya bisa merasakan hawa yang sangat sejuk, nyaman dan menyenangkan. Setiap tarikan nafas saya pada saat itu tidak terlepas dari ucapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan bumi dan langit beserta seluruh isi di antara keduanya.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Sungguh, ini pengalaman pertama saya menapakkan kaki di bumi Merapi yang telah terkenal keganasannya dalam memuntahkan lahar dan awan panas (&lt;em&gt;wedhus gembel&lt;/em&gt;) yang telah banyak memakan korban jiwa. Tentu, saya tidak melihat keganasan Merapi ini dari sisi negatifnya, melainkan keganasan ini merupakan suatu berkah dari Allah SWT dengan menjadikan kota Ngayogyakarta sebagai bumi yang sangat subur dan juga sejuk. Terlepas dari itu semua, inilah kota yang telah menjadi pilihan saya untuk menjalani kehidupan dan melanjutkan studi di Sekolah Pasca Sarjana, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (UGM).&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Singkat kata, singkat kalimat dan juga singkat cerita, saat ini saya sudah semi menetap jadi warga Kota Yogyakarta. Bertahun-tahun tinggal di sini, banyak suka duka yang saya rasakan termasuk juga soal makanan.&amp;nbsp;&lt;del style="color: red;"&gt;&lt;/del&gt;&lt;br /&gt;Lhoo, kok malah nyasar ke soal makanan gan?&lt;br /&gt;. Yaa gitu dech, pertama kali saya menjalani ibadah puasa di Kota Yogyakarta pada tahun 2010 lalu benar-benar sangat mengenaskan. Bagaimana tidak, menjelang H -7 sampai H +7 tidak ada satupun warung yang menjual makanan untuk berbuka puasa. Pada tulisan kali ini, saya tidak akan menjelaskan bagaimana duka dalam berburu makanan berbuka puasa dan juga makanan untuk sahur. Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi informasi lebih jauh mengenai indahnya menjalani kehidupan di Kota Yogyakarta. So, gak usah ngebahas yang suram-suram yaa :D&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Hidup di Kota Yogyakarta memang sangat menyenangkan, di samping warga masyarakat yang ramah dalam bertutur kata, bersikap dan juga berperilaku, membuat saya merasa betah berlama-lama tinggal di sini. Banyak pelajaran berharga dan juga pengalaman hidup yang tidak pernah saya dapatkan di daerah lainnya di Indonesia. Memang tidak dapat dipungkiri, kehidupan Kraton Yogyakarta telah menyatu dengan masyarakat pribumi, sehingga anggah ungguh masyarakatnya masih terjaga sampai sekarang. Segi kesopanan masih tetap dikedepankan dalam bertutur kata dan juga dalam bertindak tanpa memandang derajat, agama maupun ras. Hal inilah yang membuat saya semakin tertarik untuk mempelajari lebih jauh mengenai kebudayaan Kraton Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Selama bertahun-tahun saya tinggal di Kota Yogyakarta, saya telah menemui berbagai macam kalangan mulai dari kelas atas sampai kelas bawah, diantaranya : pejabat pemerintahan, pakar pendidikan, pegawai pemerintahan/sipil, pegawai swasta, pedagang di pasar tradisional, pedagang burjo, pedagang angkringan, pemulung, pengamen bahkan preman jalanan maupun preman kelas kakap. Semuanya telah saya jumpai, tentunya di beberapa tempat yang berbeda. Jujur, dari berbagai kalangan yang saya temui tersebut, tidak terlihat adanya suatu nuansa keangkuhan, keserakahan, maupun perbuatan yang menyinggung perasaan saya. Namun, semuanya memiliki karakter yang berbeda-beda sesuai dengan profesi dan kegiatan mereka masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Aktivitas masyarakat Kota Yogyakarta mulai terlihat menjelang fajar pada pukul 04.00 WIB, terlihat pemulung yang berkeliaran di tiap-tiap rumah penduduk. Ini sering terpantau oleh saya hampir setiap hari, para pemulung masuk ke dalam pekarangan rumah yang tidak terkunci untuk sekedar memungut sampah yang masih memiliki nilai jual. Para pemulung tersebut mendatangi rumah-rumah dengan berjalan kaki, mendayung sepeda, bahkan ada juga yang mendayung becak. Hal ini telah saya konfirmasi kepada para penduduk setempat yang menjelaskan bahwa ada beberapa tukang becak yang menjadi pemulung untuk menambah penghasilan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Pada pukul 05.00 WIB, mulai terlihat beberapa kendaraan yang lalu lalang seperti truk-truk pick-up yang membawa hasil bumi menuju ke arah pasar. Terilhat juga beberapa sepeda ontel yang dikayuh oleh kakek-kakek dan juga nenek-nenek yang umurnya berkisar 70 tahun ke atas. Mereka mengantarkan hasil bumi ke pasar untuk dijual, seperti : sayur-sayuran, buah-buahan, jajanan kue tradisional, telur asin, telur ayam kampung dan lain sebagainya. Perasaan senang dan penuh semangat tergores di raut wajah para kakek dan juga para nenek yang sudah tua renta itu. Mereka mengayuh sepeda ontel yang sudah tua tersebut dengan harapan dagangan mereka akan habis terjual dan dapat memuaskan para pelanggannya.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Saya sering berlangganan jajanan/kue tradisional pada seorang nenek (mbah), yang setiap hari mengayuh sepeda ontel dari Bantul menuju Jalan Kaliurang. Saya tidak bisa membayangkan, betapa lelahnya sang nenek (mbah) mengayuh sepeda ontelnya setiap hari untuk berdagang jajanan/kue tradisional dengan mengetuk pintu dari satu rumah ke rumah lainnya. Yang membuat saya makin terkagum-kagum dengan sang nenek (mbah) tempat saya berlangganan jajanan/kue tradisional, bahwa kegiatannya tersebut telah ditekuni sejak 30 tahun yang lalu. Wau, sungguh luar biasa keteguhan beliau dalam menjalankan aktivitas ini dan tetap konsisten walau pekerjaan ini terasa berat bagi sebagian orang untuk wanita seumuran beliau yang telah mencapai 70 tahunan. Beliau memang merasa senang menjalankan pekerjaan sebagai pedagang jajanan/kue tradisional selama puluhan tahun. Setelah selesai berjualan jajanan/kue tradisional, maka beliau kembali pulang ke Bantul untuk melanjutkan tugas lainnya yaitu sebagai petani.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Dari penjelasan sang nenek (mbah) tersebut, saya bisa menarik suatu kesimpulan mengenai makna hidup, bahwa : “Seberat apapun pekerjaannya, jika kita mencintai pekerjaan yang kita tekuni tersebut, walau umur semakin hari semakin tua, maka kita tidak akan mengeluh dan akan tetap bersyukur kepada Yang Maha Kuasa”.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Itulah pelajaran hidup pertama yang saya dapatkan dari seorang nenek (mbah) yang telah tua renta, namun masih tetap bersemangat untuk bertahan hidup dengan berjualan jajanan/kue tradisional di Kota Yogyakarta. Pelajaran ini tentu tidak saya dapatkan di institusi pendidikan tempat saya mengenyam pendidikan formal. Namun ini sudah cukup untuk membuat saya merenung bahwa di bawah sana masih banyak orang-orang yang mencoba bertahan hidup dengan melakukan pekerjaan yang menurut saya sangat berat untuk seumuran nenek (mbah) yang telah berumur 70 tahun ke atas tersebut. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya. Amin......&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: right;" style="text-align: right;"&gt;// Jogja, 2 Oktober 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-5910167914259275067?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/5910167914259275067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=5910167914259275067&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5910167914259275067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5910167914259275067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/kehidupan-di-kota-yogyakarta-part-i.html' title='Kehidupan di Kota Yogyakarta Part I'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-2795956303839556219</id><published>2011-10-30T00:49:00.002+07:00</published><updated>2011-10-30T04:56:33.506+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menikah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Married'/><title type='text'>Pernikahan yang tertunda</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Hemm, sudah lama sekali rasanya saya tidak memposting tulisan pada website ini, bukan karena saya tidak bisa mengakses internet dan juga tidak punya perangkat komputer, tetapi karena saya rada-rada malas dan juga sibuk *&lt;del style="color: red;"&gt;&lt;/del&gt;&lt;br /&gt;hallah sok sibuk&lt;br /&gt;*.&amp;nbsp;&lt;em&gt;By the way,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;terakhir kali saya memposting tulisan di website ini yaitu pada bulan Juli tahun lalu tepatnya pada tahun 2010. Nah, hitung sendiri aja&amp;nbsp;&lt;em&gt;wong&lt;/em&gt;sekarang udah masuk akhir bulan Oktober tahun 2011. Sudah setahun lebih website ini terbengkalai tak terjamah karena kesibukan saya sehari-hari, sehingga membuat otak ini cukup lelah untuk berfikir dalam menuliskan kata-kata yang tepat pada setiap&amp;nbsp;&lt;em&gt;postingan&lt;/em&gt;*&lt;del style="color: red;"&gt;&lt;/del&gt;&lt;br /&gt;hallah nyari-nyari alasan&lt;br /&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu belakangan ini, pikiran saya selalu dibayang-bayangi oleh 2 kata yaitu : "sekolah" dan "menikah". Kata tersebut memang sangat menyenangkan bagi sebagian kalangan, apalagi kata "menikah" memang suatu hal yang memang dinanti-nantikan oleh semua orang terutama anak muda. Bagi saya pribadi, kedua kata tersebut menjadi sebuah momok yang cukup hebat melintas di pikiran saya baik siang dan malam sampai-sampai membuat berat badan saya semakin bertambah *&lt;del style="color: red;"&gt;&lt;/del&gt;&lt;br /&gt;lhoo apa hubungannya gan&lt;br /&gt;*. Bagaimana tidak bertambah, kalau pikiran lagi mumet dan juga stress yaa pelampiasannya pasti lari ke makanan. Apalagi kalau makan makanan yang berlemak dengan tingkat kalori yang sangat tinggi, sudah dapat dipastikan berat badan akan drastis naik mencapai puluhan kilo gram. Gak usah contohin jauh-jauh lah, contohnya yaa orang yang sedang nulis ini naik drastis dari 75 kg menjadi 100 kg hanya dalam jangka waktu 10 bulan saja. Heuheuheu :D&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Pikiran saya semakin menjadi-jadi setiap menerima telepon dari Ibu di kampung yang selalu menanyakan "&lt;strong&gt;kapan selesai kuliah dan kapan rencana menikah? Apakah sudah dapat calon selama tinggal di Jogja?&lt;/strong&gt;". Untuk pertama kalinya, memang pertanyaan tersebut tidak saya anggap serius dan saya berfikir mungkin Ibu hanya ingin bercanda saja dengan anak laki-lakinya yang sedang tinggal jauh di perantauan. Namun, lama kelamaan kata-kata tersebut semakin membayangi pikiran saya sehingga membuat makan tak enak tidur pun tak nyenyak. *&lt;del style="color: red;"&gt;&lt;/del&gt;&lt;br /&gt;kok makin gemuk? seharusnya makin kurus dong&lt;br /&gt;*. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, bahwa tingkat stress yang tinggi memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan kenaikan berat badan, terutama masyarakat Indonesia yang dominannya mengkonsumsi makanan berlemak dan juga tinggi kalori.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Ibu&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;selalu mempertanyakan mengenai rencana pernikahan saya tersebut bukan tanpa alasan yang kuat, mengingat umur saya yang sudah berkepala dua dan tidak lama lagi akan segera menyandang gelar S2. Di tambah lagi dengan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Nyak Wa&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang tinggal Lancang Barat, telah mempersiapkan calon istri untuk saya nikahi jika saya pulang ke kampung halaman nantinya. Benar-benar mumet&lt;em&gt;ndasku,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;kalau harus menikah di saat diriku masih ingin hidup bebas tanpa terikat dengan tanggung jawab sebagai seorang suami yang memiliki kewajiban untuk membimbing istri menjadi salah seorang bidadari yang dicintai oleh Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Di samping itu, saya juga merasa belum siap secara lahir batin untuk menikah karena masih ingin memantapkan karir di bidang pendidikan serta ingin mengumpulkan modal yang cukup untuk melangsungkan pernikahan nantinya. Jujur dari hati saya yang paling dalam, untuk prosesi akad nikah sampai dengan prosesi resepsi perkawinan nantinya, saya ingin menggunakan modal dari hasil kerja keras saya sendiri dan tidak ingin membebani seluruh biaya kepada Ibu (ayah saya sudah almarhum). Sudah cukup rasanya Ibu berkorban terlalu banyak dan memberikan cinta serta kasih sayangnya yang tulus kepada saya, sehingga saya tidak ingin membebani Ibu dengan mengurus segala macam untuk biaya prosesi pernikahan saya.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Ketidaksiapan saya untuk berkeluarga bukan sekedar untuk mencari-cari alasan semata, tetapi saya tidak ingin terburu-buru untuk menjalani itu semuanya. Masih banyak hal yang perlu difikirkan secara matang, serta masih adanya suatu keinginan untuk melaksanakan beberapa rencana di masa yang akan datang dan telah menjadi priorotas utama dalam hidup saya. Mengenai rencana saya tersebut tidak akan saya jelaskan pada tulisan ini, biarlah saya dan Allah yang mengetahuinya.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Setelah membaca tulisan saya di atas, mungkin sebagian dari anda akan berfikir "&lt;strong&gt;di suruh kawin aja kok repot, bego amat ni orang&lt;/strong&gt;". Yaa mau gimana lagi,&amp;nbsp;&lt;em&gt;wong&amp;nbsp;&lt;/em&gt;saya memang belum ada niat sedikitpun untuk menjalani tahap tersebut karena masih ada tanggung jawab lainnya yang lebih penting dan harus segera saya tunaikan secepatnya. Maafkan saya wahai Ibu, saat ini saya belum bisa memenuhi permintaan Ibu untuk segera menikah dan memberikan cucu. Saya yakin, suatu hari nanti Ibu akan mengerti mengenai alasan saya ini.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: right;" style="text-align: right;"&gt;//Jogja, 30 September 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-2795956303839556219?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/2795956303839556219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=2795956303839556219&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2795956303839556219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/2795956303839556219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/pernikahan-yang-tertunda.html' title='Pernikahan yang tertunda'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-638361224156800964</id><published>2011-10-30T00:47:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T04:56:50.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GIS'/><title type='text'>Geographic Information System (GIS)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Geographic Information System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;atau lebih dikenal dengan sebutan GIS, merupakan suatu sistem informasi yang terintegrasi dan secara khusus digunakan untuk mengelola berbagai data yang mempunyai suatu informasi dalam bentuk spasial (keruangan). Teknologi sistem informasi geografis ini dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi bahkan data juga digunakan untuk melakukan perencanaan terhadap rute. Secara praktis, kita bisa menjelaskan bahwa&amp;nbsp;&lt;em&gt;Geographic Information System&lt;/em&gt;&amp;nbsp;adalah suatu sistem komputerisasi yang mempunyai kemampuan untuk membangun, mengelola, menganalisa, menyimpan dan menampilkan suatu informasi geografis dalam bentuk pemetaan, serta&amp;nbsp;&lt;em&gt;user&lt;/em&gt;yang membangun data dan mengoperasikannya juga termasuk dari bagian sistem tersebut.&lt;img _mce_src="http://fahrisalakbar.web.ugm.ac.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" src="http://fahrisalakbar.web.ugm.ac.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="More..." /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengertian lainnya,&amp;nbsp;&lt;em&gt;Geographic Information System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;adalah suatu alat yang memungkinkan para&amp;nbsp;&lt;em&gt;user&amp;nbsp;&lt;/em&gt;untuk menciptakan&lt;em&gt;query&amp;nbsp;&lt;/em&gt;secara interaktif, menganalisa informasi spasial, mengedit data, peta wilayah dan mempresentasikan semua dari hasil operasi.Dalam istilah sederhana,&amp;nbsp;&lt;em&gt;Geographic Information System&lt;/em&gt;&amp;nbsp;adalah penggabungan database (dB) kartografi dengan teknologi sehingga memungkinkan para&amp;nbsp;&lt;em&gt;user&amp;nbsp;&lt;/em&gt;menjadi lebih&amp;nbsp;&lt;em&gt;user friendly&amp;nbsp;&lt;/em&gt;terhadap program aplikasi untuk menemukan arah lokasi, seperti&amp;nbsp;&lt;em&gt;Global Positioning System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;atau lebih dikenal dengan sebutan GPS.&amp;nbsp;&lt;em&gt;Global Positioning System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;merupakan suatu komponen aplikasi&amp;nbsp;&lt;em&gt;real time&lt;/em&gt;yang menggunakan satelit untuk menunjukkan posisi lokasi tentang keberadaan suatu objek.&amp;nbsp; Dalam pengertian lainnya,&amp;nbsp;&lt;em&gt;Global Positioning System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;adalah sebuah sistem navigasi berbasiskan radio yang menyediakan informasi koordinat posisi, kecepatan dan waktu kepada pengguna diseluruh dunia. Penggunaan GPS ini tidak dikenakan biaya tambahan atau&amp;nbsp;&lt;em&gt;free&amp;nbsp;&lt;/em&gt;akses dan untuk menggunakannya para&amp;nbsp;&lt;em&gt;user&lt;/em&gt;&amp;nbsp;hanya membutuhkan GPS&amp;nbsp;&lt;em&gt;receiver&amp;nbsp;&lt;/em&gt;agar dapat mengetahui koordinat lokasi. Mengenai keakuratan koordinat lokasi, semuanya tergantung pada tipe GPS&amp;nbsp;&lt;em&gt;receiver&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang digunakan oleh&amp;nbsp;&lt;em&gt;user.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Geographic Information System&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dapat diakses, ditransfer, ditransformasikan, diproses dan ditampilkan dengan menggunakan berbagai macam program aplikasi perangkat lunak (&lt;em&gt;software&lt;/em&gt;). Dalam suatu industri komersial ditawarkan oleh perusahaan seperti : Autodesk, Bentley Systems, ESRI, Intergraph, Manifold System, MapInfo dan Smallworld yang paling mendominasi. Departemen pemerintah dan militer sering menggunakan perangkat lunak (&lt;em&gt;software&lt;/em&gt;) yang telah di&amp;nbsp;&lt;em&gt;costumize&lt;/em&gt;, yaitu produk-produk yang berbasis&lt;em&gt;Open Source&amp;nbsp;&lt;/em&gt;seperti : GRASS atau uDig yang merupakan suatu produk khusus dan telah memenuhi kebutuhan serta telah didefinisikan dengan sangat baik. Meskipun ada suatu perangkat gratis untuk melihat GIS dataset, akses publik terhadap informasi geografis didominasi oleh sumber daya&amp;nbsp;&lt;em&gt;online&lt;/em&gt;&amp;nbsp;seperti Google Earth dan pemetaan web interaktif.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Referensi : Bahan perkuliahan GIS (SIMKES UGM 2008) bersama dengan Bapak Hartono dan Bapak Barandi.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-638361224156800964?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/638361224156800964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=638361224156800964&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/638361224156800964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/638361224156800964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/geographic-information-system-gis.html' title='Geographic Information System (GIS)'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-1008196317354766104</id><published>2011-10-30T00:45:00.002+07:00</published><updated>2011-10-30T04:57:35.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spesialis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Peningkatan Manajemen dengan Penyediaan Tenaga Spesialis</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Penyusunan project ini saya lakukan bersama dengan teman - teman SIMKES UGM 2008 di Wisma UGM tepatnya di lereng gunung Merapi Kaliurang. Sambil menikmati keindahan alam dan pemandangan di sana yang masih begitu sangat asri, saya dan teman-teman Simkes lainnya tetap melaksanakan tugas yang diberikan oleh dr. Mubasyirir Hasan Basri, MA untuk sesegera mungkin menyusun project pengembangan terhadap "Peningkatan Manajemen dengan Penyediaan Tenaga Spesialis untuk Memininimalisir Angka Kematian Ibu di Propinsi Y". Mohon maaf sekali, saya tidak dapat menyebutkan nama propinsi dan kabupaten pada project ini, oleh karena itu saya samarkan dengan menggunakan huruf X dan Y.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Lebih praktisnya, akan saya kupas sedikit mengenai project yang telah saya laksanakan bersama dengan temen-teman lainnya yang satu kelompok dengan saya yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;1. dr. Muhamad Albar Gani (Dinkes Kabupaten Barito Kuala)&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;2. Anton Ferri, SKM (Dinkes Kabupaten Karimun)&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;3. Syamsu Ihsan, S.Kom, SKM (Batam)&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;4. Novita Veranita, SKM (Dinkes Provinsi NTB)&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Nah berikut inilah sedikit ulasan mengenai project pengembangannnya :&lt;/div&gt;&lt;h3 _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Executive Summary :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span _mce_style="text-decoration: underline;" style="text-decoration: underline;"&gt;Situasi :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tenaga spesialis tidak bersedia ditempatkan di daerah terpencil karena tidak memiliki fasilitas yang mencukupi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekanan dari tabel dan angka-angka&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hanya menggunakan tenaga seadanya, seperti dukun desa untuk membantu pasien dalam melahirkan sehingga memiliki&amp;nbsp;&lt;em&gt;high risk&lt;/em&gt;&amp;nbsp;terhadap kematian.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="text-decoration: underline;" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Rencana perubahan :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Kegiatan berupa :&lt;/div&gt;&lt;ul _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mampu melayani pasien melahirkan dengan konsekuansi penambahan gaji plus tunjangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu melayani pasien melahirkan dengan konsekuensi penambahan gaji dan tunjangan plus bonus dari daerah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tenaga spesialis tertarik dengan tawaran tersebut sehingga mereka bersedia ditempatkan di daerah terpencil untuk menangani pasien yang membutuhkan pertolongan dalam persalinan sehingga akan menekan angka kematian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya yang dibutuhkan diambil dari anggaran pemerintah daerah dengan menambah proporsi dalam bidang kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="text-decoration: underline;" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Beberapa pertimbangan&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;yang mendukung :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Betapa pentingnya tenaga spesialis dalam menagani proses kelahiran, sehingga akan dapat menurunkan dan meminimalisir angka kematian ibu dan dapat meningkatkan derajat kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertolongan dalam proses kelahiran di Kabupaten X harus membutuhkan penanganan yang serius agar mampu melahirkan bayi – bayi yang sehat sehingga akan menjadi generasi - generasi penerus dalam membangun daerah demi mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia&lt;strong&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tenaga Spesialis Tidak Bersedia Bekerja di Kabupaten X&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;table _mce_style="text-align: justify;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" height="402" style="cursor: default; text-align: justify; width: 502px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Cara yang salah&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Cara yang lain 1&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Cara yang lain 2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Planning&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Perekrutan tenaga yang sembarangan/ PNS/ KKN.&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Perekrutan sesuai dengan perjanjian sebelumnya/ kontrak kerja.&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Perjanjian beasiswa dengan putra daerah.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Organizing&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Lemahnya dan tidak berjalannya sistem organisasi di dalamnya karena penempatan posisi tidak sesuai dengan skill&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Penempatan sesuai dengan bidangnya / skill.&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Peningakatan SDM&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Actuating&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Gajinya standar PNS Pusat&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Gaji daerah + tunjangan dari daerah&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Gaji daerah +tunjangan+ bonus&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Controling&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Lemahnya bahkan tidak adanya pengawasan sama sekali&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Pengawas dari pihak pemerintah&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Tersedianya pengawas yang jujur dari pihak ketiga / lembaga swasta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Evaluation&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Evaluasi ada, dievaluasi oleh pihak yang tidak berkompeten, reportnya direkayasa&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="25%"&gt;Dievaluasi oleh pemerintah yang berkompeten di bidangnya dilakukan setiap semester.&lt;/td&gt;&lt;td style="cursor: text; font-size: 11px; margin-bottom: 8px; margin-left: 8px; margin-right: 8px; margin-top: 8px;" valign="top" width="23%"&gt;Evaluasi setiap CAWU&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span _mce_style="text-decoration: underline;" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Narasi :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;1. Betapa pentingnya tenaga spesialis dalam menagani proses kelahiran, sehingga akan dapat menurunkan dan meminimalisir angka kematian ibu serta dapat meningkatkan derajat kesehatan. Kurangnya tenaga tenaga spesialis dan bidan terampil sehingga menyebabkan angka kematian menjadi meningkat karena persalinan hanya dibantu dan ditangani oleh dukun tradisional. Banyak tenaga spesialis yang tidak bersedia untuk ditempatkan didaerah terpencil tersebut karena terbatasnya fasilitas-fasilitas yang ada di daerah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;2. Jika tenaga spesialis tetap ditugaskan di tempat terpencil maka akan memunculkan permasalahan baru, karena diperkotaan akan menjadi kekurangan tenaga spesialis. Seperti diketahui, bahwa penduduk di perkotaan lebih banyak dari pada penduduk di desa atau daerah terpencil, sehingga hal tersebut dianggap kurang efektif. Jika kita melihat dari perbandingan jumlah penduduk yang berdomisili, maka penduduk diperkotaan itulah yang lebih membutuhkan tenaga spesialis untuk menangani proses melahirkan.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;3. Untuk mengatasi permasalahan kurang tenaga kesehatan, harus ada suatu tindak lanjut dengan menyediakan tenaga spesialis yang bermutu dan berkualitas, seperti menyewa tenaga spesialis dari pihak swasta sehingga akan mampu menangani seluruh pasien yang ada di daerah terpencil. Pada kenyataannya tenaga spesialis yang ada masih kurang dan tidak ingin ditempatkan di daerah terpencil.&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;Untuk tahap selanjutnya, maka dilakukan suatu perancangan&amp;nbsp;&lt;em&gt;project&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dengan menggunakan bantuan&amp;nbsp;&lt;em&gt;software Micrasoft Project Office&lt;/em&gt;. Untuk lebih jelasnya bisa diperhatikan pada gambar di bawah ini :&lt;/div&gt;&lt;div _mce_style="text-align: justify;" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Update&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;:&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Mohon maaf, untuk gambar perancangan&amp;nbsp;&lt;em&gt;project&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dengan menggunakan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Microsoft Project Office&lt;/em&gt;&amp;nbsp;telah saya hapus karena&amp;nbsp;&lt;em&gt;space hosting&amp;nbsp;&lt;/em&gt;saya yang sangat terbatas.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-1008196317354766104?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/1008196317354766104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=1008196317354766104&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/1008196317354766104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/1008196317354766104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/peningkatan-manajemen-dengan-penyediaan.html' title='Peningkatan Manajemen dengan Penyediaan Tenaga Spesialis'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6092598435635956495.post-5726925858862041511</id><published>2011-10-30T00:35:00.002+07:00</published><updated>2011-10-30T04:58:01.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Implementation of regional health information system in terms of aspects of data management and information technology</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; font: normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.6em; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0.6em;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Since the establishment of healthy Indonesia 2010 as a vision of health, Indonesia has established the policy reforms in health development, namely health paradigm is the core principle emphasizes the importance of health as human rights, health as an investment and the health of the nation as a central point of national development. To support the success of development policy reform has been drawn up the National Health System which is capable of answering new and respond to the challenges of health development for present and future. Organization of the health system are stated in various health programs through a cycle of planning, implementation, monitoring and control and accountability in a systematic, tiered and sustainable. In connection with this health system, the region needs to establish health systems as a sub system of local government system which operate according to the aspirations, potential, and local requirements with respect to health development priorities of each (Depkes, 2004).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Head of Data Center for Information, Communication and Telecommunication Department of the Interior Mr. Fauzie Rafei in his paper that's titled "&lt;em&gt;The Role of Institutional Communication and Information in the Region&lt;/em&gt;" in 2004 wrote that the current state of Indonesia recognizes that reform in the life of the nation today is intended to reach state the realization of a democratic system of government a better and responsible (good governance) in which the targets will be achieved through good governance is to get a strong bureaucracy, professional, efficient, productive and able to provide a quality service to the community. Realizing how important the sense to realize good governance, then the entire state apparatus needed to improve performance. One effort to realize good governance and answer the demands of society, need to develop management information systems and the acceleration of work processes within the government (central and local) by modernizing the administration through electronic data management, automation in government offices, the modernization of administrative services to the community, as realization of e-government that electronic-based government (information technology).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;In order to control health care system that aims to monitor and evaluate the success of the implementation in stages and sustainable use measures or indicators of health development, national or regional level. In this connection it is necessary to develop national health information system and an integrated regional health care that can generate data / information is accurate, timely and complete, so as to be a major part of decision-making. Although the needs of data / information increasingly accurate, but it turns out that the information system is currently still not able to produce data accurate, complete and timely. Various problems were encountered in the implementation of health information systems, among others is the absence of the same perception among health providers, especially providers of health information systems. Organization of health information system itself still has not done efficiently. "Redundant" of data, duplication of activities, inefficient use of resources is still happening. This is because of the "overlapping" in the collection activities, data processing, each work unit both at the central and regional levels. Data management activities / information are not yet integrated and well coordinated (Depkes, 2004).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Implementation of health sector decentralization has been underway since early 2001 where after walking for 8 years was necessary to review the implementation of health information systems that are in the level of districts that experienced various obstacles and run less smoothly so it will be input as a source of information in decision-making and advocacy. National Health Information System was developed by combining the Regional Health Information System and other system related information, including data from public health facilities, health efforts, health financing, health human resources, medicines and medical equipment. Has identified various weaknesses in the implementation of Health Information Systems such as the data is less precise and accurate, less according to the needs, delivery of health centers and hospitals are not on time, the data collected is still so much that gives weight to the officers. In addition to the quantity and quality that's executive power is still weak, as well as data processing and utilization of various administrative levels is not ideal. Feedback were identified too rarely done, and inadequate computer equipment and funds to manage health information system very limited and not able to accommodate data from other related sectors.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Regional Health Information System (or better known as SIKDA) is a system that was implemented in the province and in an area where this SIKDA under the auspices of the National Health Information System (NHIS) or better known as SIKNAS. Regional Health Information System is usually held by the Provincial Health Office to implement the system can handle all information related to existing health coverage under the District Health Office City Health Center even to the district level though. Provincial Health Office is a very important role on the operation SIKDA for this institution, which will control and control and take a decision regarding health information systems available in the area.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;In the implementation of regional health information system that lasted for this is to not release the use of data management from any existing institution and the central area. Data management related to all areas of health focused on provincial health office (Provincial of Health Office) and then will proceed to the centers in this case is the Data and Information Center (Pusdatin). Poor data management will lead to difficulties in uniting the Pusdatin all the data available in each provincial health office in the Republic of Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Republic of Indonesia Department of Health (Depkes RI) is below a Department of Data and Information Center (Pusdatin) based in Jakarta rather overwhelmed in combining various kinds of data received from each provincial health office because they have different formats - different, not to mention every Department of Health that there is no data to send it in a timely Pusdatin so it will be very difficult for the parties Pusdatin in processing the data, analyze it and prepared a report which will be accountable to the Depkes. This is a problem that desperately need attention because it will affect how quickly the decision of the Depkes and would hinder the plans and future programs for the existing Public Health Service in each province.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Head of Pusdatin Department of Health Republic of Indonesia Mr. Bambang Hartono in his presentation at the workshop that the theme of "One Day Seminar on Implementation of Computerized Sosioteknis Health Center and Public Health" held on February 14, 2009 and then held at Faculty of Medicine Gadjah Mada University PSIK Ismangoen House Building said that of the many existing health office in the country Indonesia, only a few Public Health Service are always routinely send data to the Pusdatin about developments in the region, although the data is sent in the form of diskettes. The majority of the Provincial Health Office is always late in sending data to the Pusdatin though the Depkes RI has provided Siknas Online can be accessed at any time. Mr Bambang Hartono also added that for several months ahead, the application will be Siknas Online temporarily offline as it is in the process of change the new provider.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puskesmas as the holder of power of the health problems that occurred the district level to provide data as accurate as possible and timely to the District Health Office who will then proceed to the Provincial Health Office. The problem of data management is still a problem at the health center is located on the human, technology and organization. This is because human beings in it have not been able to use existing information technologies within the organization as a tool to simplify and streamline the data management at health center level. Need for training - training for health workers on duty in order to improve the ability in the use of information technology. Mastery of information technology such as the use of computers for data entry and use of Internet access for sending data to the District Health Office needs more attention because this is an important aspect of how to convey some information about health to the next level in order to take important decisions in handling health problems that occur work area.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;In fact the field, health center located remote areas is always late can not even send its data at all the District Health Office for its natural geographic conditions that do not allow that would be very difficult for the District Health Office in combining existing data in any existing health center work area. Perhaps to overcome this, the health center may have to use a device like a modem to access the Internet so that data can be sent via E-Mail to the Public Health Service in a timely manner. The problem is not just to be here, but how to use the internet modem if there is no mobile telecommunications network to the remote areas. Therefore, the installation provider of telecommunication towers in remote areas is needed to facilitate the use of the internet modem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Granted, the Minister of Health and Minister of Communication and Telecommunication negotiate to reach a conclusion and to take immediate steps to quickly and decisively in handling these problems so that all regions in Indonesia can be reached by communications and telecommunications networks so that all communities are able to optimum use within their their needs particularly for the benefit of their information systems and health data management.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Fahrisal Akbar&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6092598435635956495-5726925858862041511?l=fahrisalakbar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/feeds/5726925858862041511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6092598435635956495&amp;postID=5726925858862041511&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5726925858862041511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6092598435635956495/posts/default/5726925858862041511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fahrisalakbar.blogspot.com/2011/10/implementation-of-regional-health.html' title='Implementation of regional health information system in terms of aspects of data management and information technology'/><author><name>Fahrisal Akbar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07058046372593332983</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
